Pada
partisi media penyimpanan (harddisk, flashdisk, mmc, dll) dengan file system
NTFS, pada umumnya akan ditemui sebuah folder dengan nama System Volume
Information. Defaultnya, folder ini tidak akan bisa dibuka, walau menggunakan
login administrator sekalipun. Lalu bagaimana cara melihat isi folder System
Volume Information ini? Penasaran? Ikuti langkah-langkah berikut :
Sebelum
memulai, mari kita coba membuka Folder System Volume Information. Bila kita
belum mengutak-atik OS, maka ketika kita mencoba me-list folder tersebut baik
lewat windows explorer maupun comand line, akan muncul pesan peringatan Access
is denied. Gambar di bawah adalah contoh pesan peringatan yang muncul saat akan
melihat folder melalui windows explorer.
Langkah-Langkah yang teman-teman harus Lakukan Adalah Sebagai Berikut :
1.
hilangkan ceklist pada opsi Use simple file sharing (Recommended) pada folder
options di tab view.
Lebih jelasnya lihat gambar di bawah ini.
Lebih jelasnya lihat gambar di bawah ini.
2 Buka properties dari folder System Volume
Information
caranya klik kanan pada folder, pilih opsi properties (biasanya terletak di bagian paling bawah). Pilih tab Security, maka kita dapat melihat Access Control List (ACL) untuk folder System Volume Information. Defaulnya hanya akan ada satu grup SYSTEM (dengan permission Full Control) saja pada Access Control List. Lebih jelasnya lihat di gambar.
caranya klik kanan pada folder, pilih opsi properties (biasanya terletak di bagian paling bawah). Pilih tab Security, maka kita dapat melihat Access Control List (ACL) untuk folder System Volume Information. Defaulnya hanya akan ada satu grup SYSTEM (dengan permission Full Control) saja pada Access Control List. Lebih jelasnya lihat di gambar.
3 Tambahkan group/user account yang akan digunakan
untuk mengakses
Agar dapat mengakses folder ini, maka kita harus memasukkan group atau user account kita ke dalam ACLnya. Caranya pada box bagian atas, klik tombol add. Setelah muncul window Select User or Groups, masukkan nama user atau grup yang akan diberi permission. Untuk lebih mudahnya, gunakan menu Advance di kiri bawah. Setelah memilih user/group, klik tombol OK.
4 Beri permission pada user/group
Setelah berhasil memasukkan user/group ke dalam ACL, langkah selanjutnya adalah memberikan jenis permission untuk user/group tersebut. Caranya klik nama user/group tersebut pada box atas, kemudian tentukan permissionnya pada box bawah. Defaultnya windows akan memberikan permission Read & Execute untuk user/group yang dimasukkan ke dalam ACL.
5 Test buka Folder System Volume Information
Setelah memberikan permission (minimal untuk Read atau List Folder Contents), maka seharusnya kita sudah dapat melihat isi dari folder ini. Gambar berikut merupakan contoh isi dari folder ini pada kamputerku tepatnya di partisi C. Isinya dapat bervariasi, tergantung pada konfigurasi komputer kita. Pada komputerku, hanya terdapat 2 buah file, MountPointManagerRemoteDatabase dan tracking.log. Entah apa kegunaan dari kedua file ini.
6. Semoga Berguna
Agar dapat mengakses folder ini, maka kita harus memasukkan group atau user account kita ke dalam ACLnya. Caranya pada box bagian atas, klik tombol add. Setelah muncul window Select User or Groups, masukkan nama user atau grup yang akan diberi permission. Untuk lebih mudahnya, gunakan menu Advance di kiri bawah. Setelah memilih user/group, klik tombol OK.
4 Beri permission pada user/group
Setelah berhasil memasukkan user/group ke dalam ACL, langkah selanjutnya adalah memberikan jenis permission untuk user/group tersebut. Caranya klik nama user/group tersebut pada box atas, kemudian tentukan permissionnya pada box bawah. Defaultnya windows akan memberikan permission Read & Execute untuk user/group yang dimasukkan ke dalam ACL.
5 Test buka Folder System Volume Information
Setelah memberikan permission (minimal untuk Read atau List Folder Contents), maka seharusnya kita sudah dapat melihat isi dari folder ini. Gambar berikut merupakan contoh isi dari folder ini pada kamputerku tepatnya di partisi C. Isinya dapat bervariasi, tergantung pada konfigurasi komputer kita. Pada komputerku, hanya terdapat 2 buah file, MountPointManagerRemoteDatabase dan tracking.log. Entah apa kegunaan dari kedua file ini.
6. Semoga Berguna





